Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

makanan ala Palembang #bagian 2

Wohooo..lagi kangen berat nih sama kota kelahiran, kangen makanannya, hehe..Nah setelah sebelumnya aku udah pernah post cerita tentang makanan khas Palembang, baca ini: makanan ala Palembang (part I)kali ini aku juga mau cerita lagi tentang makanan yang cuma bisa ditemui di Palembang dan bikin aku kangen pastinya :| hmm..apa aja ya ? ini diaaaa, taraaaaa :D

martabak sayur kuah kari Rp 15.000,-
Martabak kuah kari. Makanan yang satu ini mungkin gak terlalu asing di beberapa daerah, kalo di Jogja disebut martabak telor, isinya terdiri dari campuran telur bebek, daun bawang dan cincangan daging sapi. Cara penyajiannya di dampingi oleh acar mentimun dan cabe. Nah kalo martabak kuah kari, isi dan cara penyajiannya yang beda. Berdasarkan isinya, martabak kuah kari terdiri dari dua macam: martabak telur dan martabak sayur. Martabak telur, isinya terdiri dari satu/dua buah telur ayam/bebek sesuai selera. Martabak sayur, isinya terdiri dari campuran telur, daun bawang, dan kubis. Nah kalo cara penyajiannya, martabak disiram kuah kari yang di dalamnya terdapat campuran potongan kentang dan daging sapi. Di Jogja baru-baru ini berdiri cabang dari restoran martabak kari terkenal di Palembang, tapi kok rasanya beda ya? Gak sama enaknya dengan yang di Palembang :[ 



mie celor Rp 6.000,-
Mie Celor. Mie dimana-mana bentuknya sama, sama rasanya, dan sama juga bahan bakunya, yang bikin beda itu bumbu masak, cara penyajian, dan yang masak,hehe.. Mie celor, merupakan salah satu kuliner khas Palembang juga loh, nemunya juga cuma di Palembang dan belum ada cabang di kota lain *lahan bisnis nih :D Kenapa namanya mie celor? karena mie yang akan disajikan di celor terlebih dahulu, yaitu di taruh di saringan kemudian direbus 'sekali lewat' di air mendidih. Selain itu, tauge yang digunakan sebagai campuran juga dicelor, jadi rasanya masih krinyis-krinyis setengah matang. Kemudian ditaburi cacahan mentimun, daun seledri, dan bawang goreng, mie siap disiram dengan kuah kental yang terdiri dari bumbu dapur, santan, dan udang. Hmmm..ngiler (O.0)



es kembang tahu Rp 2.000,-
Sudah kenyang makan makanan di atas, enak dan seger banget kalo minum yang satu ini, es kembang tahu. Kembang tahu ini terbuat dari susu yang dicampur agar-agar, jadinya kayak bubur sumsum gitu deh teksturnya tapi agak lebih padat. Kembang tahu yang sudah jadi tadi kemudian diberi serutan es batu yang disiram dengan air jahe yang sudah direbus bersama gula merah sebelumnya. Sayang, sekarang sudah agak susah menjumpai es yang satu ini. Belum ada yang jual di tempat makan, yang jual hanya pedagang dengan gerobak keliling. Jadi, semoga beruntung ya bisa menemukan penjualnya kalo lagi ke Palembang :)

Tunggu apalagi, ayo maen ke Palembang ;)

Sabtu, 08 September 2012

makanan ala Palembang #bagian 1

Pempek Adaan dan Pempek Kulit Rp 1.000,-/buah
Pempek. Siapa yang belum tahu sama makanan yang satu ini ??? Setiap orang yang tahu Palembang pasti mengenal makanan khasnya adalah pempek. Pempek terbuat dari adonan sagu dan ikan tenggiri giling (bisa juga ikan lain tapi tertentu) yang ditambah garam secukupnya. Adonan yang telah jadi kemudian di bentuk sesuai macam dan di rebus. Pempek yang dibentuk memanjang tanpa isi namanya Pempek Lenjer, Pempek Kerupuk di cetak dengan alat khusus sehingga berbentuk seperti cacing yang kemudian di ambil segenggam dan dibentuk bulat-bulat. Adapula pempek dengan berbagai macam isi antara lain Pempek Telur (disebut kapal selam kalo yang ukuran besar), Pempek Tahu, Pempek Kates (pepaya muda), Pempek Udang. Nah adalagi pempek dengan jenis yang berbeda, adonan di tambah dengan santan namanya Pempek Adaan seperti yang di gambar, kalo yang warnanya kecoklatan namanya Pempek Kulit karena terbuat dari adonan yang di campur dengan kulit ikan. Satu lagi yang penting dan jangan sampai ketinggalan adalah cuko sebagai pasangan wajib pempek supaya lebih nikmat. Cuko adalah semacam kuah terbuat dari bawang putih dan cabe rawit hijau yang dihaluskan, kemudian direbus bersama gula merah batok yang telah dimasak bersama air. Cara makannya cukup dengan cara celupkan pempek ke cuko atau bisa juga rendam pempek ke dalam cuko, sesuai selera anda. Gimana tertarik mencoba berbagai macamnya pempek ? Langsung datang ke Palembang deh, karena dikota lain walaupun ada yang jual pempek cita rasanya beda dan tidak semua jenis tersedia.

Model Ikan isi tahu Rp 5.000,-
Model Ikan. Di dunia interlokal, makanan yang satu ini kalah populernya dengan pempek. Tapi jangan ditanya kalo di Palembang, ini menu favorit apalagi kalo cuaca dingin, hmm..makanan ini sangat cocok di santap selagi panas. Model sebenarnya adalah makanan modifikasi dari pempek. Kenapa dibilang modifikasi ? karena adonan model hampir sama dengan pempek, hanya dibuat sedikit agak sedikit lebih keras. Dikelompokan berdasarkan isi, model ada dua macam yaitu model tahu dan model telurSetelah adonan di rebus, model ditiriskan lalu potong-potong, kemudian di tambahkan kuah yang gurih terdiri dari bawang putih dan merica. Sekilas model tampak seperti bakso, ditambahkan mihun sebagai pengganti mie jika pada bakso. Pelengkap lainnya adalah potongan daun sop dan bawang goreng, tambahkan kecap dan sambal cabe rawit hijau. Hmmm...Maknyuuuuuus so jangan ragu untuk mencicipi juga menu ini jika berkunjung ke Palembang ya ;)

Model Gandum Rp 4.000,-
Model Gandum. Nah kalo yang satu ini sama seperti model ikan, tapi sesuai namanya maka model yang satu ini terbuat dari gandum bukan ikan. Adonan model gandum sama seperti membuat roti namun tidak dibuat selembut itu. Setelah adonan mengembang, satu per satu di goreng. Penyajiannya sama persis dengan model ikan tapi model yang satu ini lebih crispy ketika di gigit karena menggorengnya sengaja dibuat garing. Walaupun bukan terbuat dari ikan, makanan yang satu ini gak kalah enaknya loh dan hanya dapat ditemui di Palembang dan sekitarnya.

Masih banyak lagi makanan khas Palembang, tunggu posting selanjutnya ya :D